|
Mahasiswa mampu menginstal dan menyiapkan lingkungan kerja Big Data (Hadoop, Spark, NoSQL). |
|
Mahasiswa mampu mengelola dan memproses data besar menggunakan tools seperti Hadoop MapReduce dan Spark. |
|
Mahasiswa mampu menerapkan penyimpanan dan query data besar menggunakan NoSQL (MongoDB, Cassandra). |
|
Mahasiswa mampu menyajikan dan menjelaskan hasil analisis data dalam bentuk visualisasi. |
|
Mahasiswa menunjukkan tanggung jawab dan kolaborasi dalam pelaksanaan proyek praktikum big data. |
|
Mampu mengidentifikasi dan memperoleh data konteks dari sensor, waktu, lokasi, dan profil pengguna |
|
Mampu mengimplementasikan sistem context-aware sederhana berbasis mikrokontroler dan cloud dashboard |
|
Mampu menguji respons sistem terhadap perubahan parameter konteks dan menganalisis hasil respons adaptif |
|
Mampu menyusun laporan dan presentasi hasil eksperimen sistem context-aware |
|
Mampu menunjukkan sikap tanggung jawab dan kesadaran etika dalam eksperimen sistem context-aware |
|
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar big data, karakteristik, dan arsitekturnya. |
|
Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan mengelola sumber data besar dalam berbagai format (structured, semi-structured, unstructured). |
|
Mahasiswa mampu mengimplementasikan proses big data pipeline (ETL, storage, analisis) dengan tools big data. |
|
Mahasiswa mampu menganalisis data besar menggunakan platform seperti Hadoop, Spark, atau NoSQL. |
|
Mahasiswa mampu menyusun laporan dan menyampaikan hasil analisis data secara profesional dan etis. |
|
Mampu menjelaskan konsep dasar, komponen, dan arsitektur sistem context-aware |
|
Mampu merancang sistem context-aware berbasis rule-based, context fusion, atau machine learning sederhana |
|
Mampu mengimplementasikan sistem context-aware dengan pemrosesan konteks dari sensor, lokasi, dan pengguna |
|
Mampu melakukan evaluasi terhadap keakuratan dan responsivitas sistem terhadap perubahan konteks |
|
Mampu menyusun laporan dan mempresentasikan hasil eksperimen sistem context-aware secara profesional |
|
Mampu menganalisis kebutuhan sistem IoT berbasis permasalahan nyata |
|
Mampu merancang arsitektur sistem IoT (sensor, mikrokontroler, jaringan, cloud) |
|
Mampu mengimplementasikan prototipe IoT terintegrasi |
|
Mampu melakukan pengujian dan evaluasi performa sistem IoT |
|
Mampu menyusun laporan proyek dan mempresentasikan hasil secara profesional |